DEHUMANISASI: Sebuah Refleksi Pasca 57 Tahun Penggabungan Papua Dalam Pangkuan Indonesia.
Ilustrasi Gambar: Jronaldo (20/3/2026). Pasca penyerahan Papua secara sepihak oleh Pemerintah Belanda kepada UNTEA dan UNTEA kepada pemerintah Indonesia pada 1 Mei 1963, yang ditengahi oleh Amerika Serikat hingga pelaksanaan Pepera yang tidak demokratis pada 1969. Masih menjadi pemicu berbagai konflik kekerasan dan gerakan separatisme di Tanah Papua. Yang akhirnya menjadi beban politik bagi pemerintah Indonesia yang belum dapat diredamkan oleh pemerintah Indonesia melalui berbagai kebijakan pembangunan, OTSUS hingga berbagai pemekaran wilayah administratif baru di Tanah Papua. Status Papua sebagai beban Politik masa lalu hingga kini, masih menelan biaya yang mahal. Walaupun disisi lain pemerintah Indonesia mengakui pendekatannya sebagai pendekatan manusiawi dalam klaim institusi TNI/Polri di Tanah Papua. Yang memprioritaskan dan mengutamakan penduduk orang asli Papua melalui kehadiran OTSUS dan pemekaran wilayah administratif baru yang masal. Namun nyata, semua pendekatan itu sebatas ...